Jumat, 10 Agustus 2012

Maafkan Aku

sudah habis...
mereka perlahan t'lah beranjak pergi
tinggalkan diri
"didalam kesendiriran"

sesal kini tak ada arti
ucapan yang terlontar 
tidak mungkin ditelan kembali
kini tinggal kenangan maya yang sulit dimengerti

hela nafas berangsur sulit
seketika itu ajal melayang ke langit
hanya inginkan satu hal untuk terpenuhi
maafkan hati yang penuh duri

kata? harusnya ku diam tanpa asa!
"berbicara" teman tersakitkan jua
hanya sesal tanpa kesadaran
inilah insan pekat dosa dan kezaliman

Allah yaa Rahiim
mungkin diri ini tak pantas menjumpai-Mu
dosa ini sudah terlalu banyak
dan tak dapat termaafkan oleh-Mu

Namun,yaa Rabbi
sekiranya jiwa ini masih melekat pada raganya
izinkan aku meminta maaf kepada-Mu
dan seluruh ciptaanMu dengan tangis penyesalan
Setahun atau pun ratusan tahun

Jumat, 20 Juli 2012

Bulan Ramadhan (Mohon maaf semuanya)

akankah seperti dulu?
lapar dahaga terjaga dalam asa,
nafsu menggelora
menggerogoti amalan shaum yang kita punya

akankah seperti dulu?
Al-Qur'an tercampakan
Targetan Khatam tak tercapai
Mengguncing jadi pilihan nomber one

akankah seperti dulu?
Zakat fitrah tidak terbayar
kelengkapan shaum pun berkurang
demi timbunan kekayaan tidak ternilai

akankah seperti dulu?
Ramadhan terlintas
amalan shaum pun kandas
dimulai kembali kemaksiatan yang tak pantas

Namun kini!! 

Ramadhan yang hakiki telah kembali
amalan pun tidak terhenti
mengalir disetiap kebaikan hati
menikung kejahatan pada lap yang dinanti

Hanya sebuah kata berteman asa
Bulan Ramadhan yang hendak tiba
Inginkan maaf dari semua insan mulia
Demi memperoleh amalan yang sempurna
Dibulan yang sangat Di ridai-Nya

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mohon maaf atas segala kesalahan penulis baik dari segi ucapan,tulisan,bahkan perbuatan.Insyaa Alloh kita dapat menjumpai surga-Nya dengan memaksimalkan Ibadah pada Bulan Suci Ramadhan dan bulan-bulan lainya.Aamiin






Senin, 16 Juli 2012

Menjelang Bulan Suci yang Dinanti


Terhasut dan terhasut kembali
meniru lagi dan lagi
perbuatan hamba durhaka
penyusun lembah neraka

berat lagi dan lagi
pikulan dosa di dunia
lemah dan lemah kembali
lapisan iman yang ceria

istighfar dan hanya istighfar
kata yang kembali terucap
merangkul lagi dan lagi
keimanan yang hendak mencuat

Malu dan malu lagi
diri ini yaa Rabbi
karena lagi dan lagi
Engkau ampuni dosa kami

Terima kasih padaMu yaa Rabb
Engkau pulangkan hati kami
yang terhisap belalai seytan
yang tersembunyi bila cahaya iman bersinar

Terima kasih lagi yaa Rabb
Engkau ciptakan dua malaikat
yang membentangkan sayapnya
melindungi hati dari segala kekhilafan

Terakhir!!!

Hakiki dan pasti hakiki
RisalahMu yaa Rabbi
Untuk pertemukan kami 
Pada bulan Suci dan di Surga Nanti


Aamiin,yaa Rabb.
Mohon maaf lahir dan batin

Jumat, 20 April 2012

Indahnya berbagi

hujan
Siramannya penuhi unsur kehidupan
mewarnai setelah ribuan tetesan
melukiskan senyuman di setiap kelapangan

Hujan
sifatnya berikan pelajaran
akan laju kehidupan
sadarkan ruh ini akan urgensi kebersamaan

hujan
memberi lukisan permai
yang tak kunjung hilang
mengoreskan relung hati terdalam
berbagi kebahagiaan setelah keberhasialan

Hujan
mengajari hidup untuk saling berdampingan
Mematahkan setiap kasta-kasta yang tercipta
Oleh perilaku manusia yang penat akan kemuliaan
Bukan kemuliaan dari dunia bukan pula manusia
Tapi
Kemuliaan dihadapan Allah SWT . . .

Karena tak ada keindahan hakiki tanpa bertepi,
Melainkan keindahan hidup 'tuk saling berbagi
walau kini tak bersua lagi
Ingatlah memori kasih yang telah terjalani.





Rabu, 18 April 2012

Kejujuranku?


Keras hati tak tahan emosi
Rayuan Musuh Tuhan yang menjadi
Merangkul kesetiaan hati
Kepada Illahi. . .

Menerjang relung-relung
Kejujuran. . .
Kepercayaan. . .
Terhadap karya Indah Tuhan

Menghapus Seluruh
Kenangan. . .
Pengalaman. . .
Terhadap Keajaiban Tuhan

Mengingkari coretan
Kebenaran. . .
Kepastian. . .
di Lauh Mahfudz Tuhan

Namun Al-Qur'an
Telah membuka semua pikiran
akan indahnya kejujuran
Disela-sela ujian
yang hanya indah bila dinikmati dengan perasaan

Perasaan. . .
Malu akan Tuhan
Senang akan alur cerita Tuhan
Selalu berdoa disela-sela kehampaan
Insya Allah akan Hakiki bersama Tuhan
Karena Kejujuran ini,
langkah pertama untuk merubah dunia ke masa yang lebih baik lagi


Senin, 06 Februari 2012

Tarian Pena


Tarian Pena yang Terasa Hilang
Yudo Raharjo

Semayam rindu celupan Qolbu
Hanya terbayang harubiru
Terlintas rasa menceluk rindu
Harfiah terasa hasratku itu

Lantunan harpa sirami diri
Melihat diri terpaku rapi
Akan teman yang perlahan pergi
Menarikan pena dibatas Illahi

Tak patut diriku lalai
Mestinya ku-indahkan kawan
Melaju sehati jalani kehidupan
Akan risalah Tuhan,bermelodikan dawai

Tergilik habis tautan hati
Perih bergelora tangisan alam
Mungkinkah sanggup hierarki ini?
Menyusun rongga kehidupan berkawan

Tak tertepis lagi kenangan itu
Sedih dan senang,menari indah di benakku
Untaian kata indah siap aku ramu
Tuk jadikan obat pelepas rindu

Haruskah pelik hati,pelesir dari bumi?
Tuk hilangkan sesal tak bertepi
Jadikan harmoni indah kenangan ini
Selalu terdengar merdu oleh buah witi,
hingga pohon sukun dapat haknya yang hakiki

Kembali lagi wahai kawan!!!
Kami sadar sepi  ini tak terpatahkan
Hanya secebrek kata yang ingin kuucapkan
Lepas ikatan,sambung kembali dengan Tuhan
Kami disini menunggumu beranjak pulang








Semangatlah Palestina!!!


Semangatlah Palestina!!!

Kau guncang bumi Tuhan
Dengan serdadu kesedihan
Menembus biasan langit
kasat mata yang rindu kebebasan
terbawa ke ufuk jantung penuh bintang

Tak lelah kau berusaha menghancurkan,
Tak lelah pula kau luncurkan ribuan rudal
Hingga kau yakin umat Islam lenyap terurai
Oleh ribuan peluru menari-nari di atas kegelapan
Menembus jantung mujahid Tuhan penuh Kesyahidan

Kau tau akan kehebatan Islam
Namun hatimu yang penuh keangkuhan
Menjerumuskanmu kedasar hitam kelam
Menumbangkan keyakinannmu akan keesaan Tuhan

Berjuanglah Palestina!!!
Kami para pemuda Indonesia
Memproklamirkan lewat syair ini kepada Dunia
Bahwa kami!!!
Siap belajar dengan giat,tuk membela Islam
Dan membela palestina dari tangan-tangan Syaitan

Kini kami!!!
Mujahid muda Indonesia,takkan lagi diam!
Melihat semua peralakuan yang  t’lah kau berikan
Kepada saudara kami disebrang sana
rindu akan persaudaraan Islam yang lama hilang

Kami disini!!!
Mujahid muda Indonesia,pembela tanah air Tuhan
Kami disini!!!
Kobarkan semangat Kemerdekaan Palestina,
Lewat lantunan Syair kehakikian
Kami disini!!!
Bagai jutaan rudal yang siap Tuhan luncurkan,
Tuk hancurkan para syaitan
Kami disini!!!
Tercambuk oleh  tangisan darah saudara kami,
Yang setiap detik kau kucurkan
Dan kami disini!!!
 Tak takut sedikitpun kau hancurkan,
Karena Syahid di medan perang ,
Surga terindah sudah Allah siapkan


Allahhu Akbar,Allahhu Akbar ,Allahhu Akbar
Ingat para pemuda rintisan Islam:”Mimpi hari ini kenyataan esok hari”Hasan Albana
“Bukan hanya sebatas mimpi yang kita impikan,akan tetapi mimpi terindah yang siap!!!esok hari kita wujudkan”